Senin, 22 Desember 2014

Jakarta Bekasi

Hari ini, kakiku berada di sebuah tmpat, dimana bnyak kendaraan berlalu lalang.. Asap hitam dari knalpot roda dua hingga roda empat begitu memekakan hidung.. Perlahan tapi pasti besi besi bermesin itu melangkah , melalui hiruk pikuk yg ada.. Di tmpt ini, sungai sungai tak lagi layak menjadi sumber air bagi khdupan.. Hitam pekat, sampah sampah seakan terikat hingga terlihat padat.. Menyatu dengan aliran air yg tak lagi gemercik.. Aroma busuk dari genangan itu sangat menyengat..

Sungguh indah sekali tempat ini.. Tmpt yg penuh kesesakan disana sini.. Penuh aroma aroma tak layak konsumsi.. Di tmpat nan indah ini, kupaksakan menikmati kemelut yg seakan abadi..Tuhan, inikah ibukota yg kian lama kian menjadi?

Bantulah kami Tuhan, aku ingin bumi ini berseri kembali. Tak ada lagi kekacauan seperti tempat ini..

Tuhan, biarkan kami membuka mata hati, tuk menjaga bumi pertiwi, agar tak ada lagi caci maki yg tak berarti..

Tidak ada komentar: