Diamnya
waktu mampu mengajari
Betapa
nikmat anugerah yang terjadi
Ia
berdetak setiap detik
Tapi
tak pernah marah
Tak
pernah benar-benar menyerah
Kalaupun
waktu akan mati
Maka
terkuburlah dalam luka kehampaan
Sang
waktu berpesan agar kita menjadi tauladan
Bukan
hanya berpangku tangan
Lalu
mengapa masih menjadi yang terabaikan?
Tidakkah
sang waktu memberi kesempatan?
Dimana
sepersekian detiknya mempunai keistimewaan
Kembang
dan berkembang
Begitu
bisik sang waktu
Untuk
membangun Purworejoku
~Isd~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar